Ganjar Masuk 3 Besar Bursa Capres 2029, Hasil Survei Terbaru Indonesian Public Institute

R. Izra
3 Min Read
Politikus PDIP, Ganjar Pranowo.

AKARMERDEKA, JAKARTA — Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali menegaskan dirinya belum keluar dari orbit politik nasional.

Survei terbaru Indonesian Public Institute (IPI) menempatkan Ganjar di posisi tiga besar kandidat calon presiden (capres) 2029, sinyal bahwa daya tarik politiknya masih bertahan di tengah kompetisi elite yang kian padat.

Dalam peta elektabilitas, Presiden Prabowo Subianto masih memimpin dengan 22,3 persen. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyusul di angka 12,2 persen.

Baca Juga: Dasco Tanggapi Usulan PAN Duet Prabowo-Zulhas 2029: Politik Dinamis, Kita Lihat Nanti

Ganjar berada di posisi ketiga dengan 9 persen, cukup untuk menjaga relevansi, tetapi belum cukup dekat untuk menekan dua nama teratas.

Di bawahnya, jarak elektabilitas relatif tipis. Anies Baswedan mencatat 8,5 persen, diikuti Dedi Mulyadi 7,9 persen, Pramono Anung 7,8 persen, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin 7,5 persen.

Peta ini menunjukkan satu hal: pertarungan menuju 2029 mulai mengeras lebih cepat dari perkiraan.

Peneliti IPI Abdan Sakura menjelaskan, munculnya tokoh-tokoh baru tidak terlepas dari kombinasi faktor kepemimpinan, ketokohan, rekam jejak, integritas, serta eksposur media.

Ia juga menilai perilaku pemilih telah berubah, publik semakin rasional dan tidak lagi terpaku pada popularitas semata.

“Tokoh seperti Pramono Anung, Dedi Mulyadi, dan Sjafrie Sjamsoeddin tampil sebagai figur potensial yang memperoleh penilaian kelayakan cukup kuat, meski belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral,” ujar Abdan, Selasa (10/2/2026).

Pernyataan itu menegaskan bahwa dikenal publik tidak otomatis berujung pada keterpilihan. Elektabilitas kini lebih ditentukan oleh persepsi kapasitas memimpin, bukan sekadar tingkat keterkenalan.

Baca Juga: Isu Prabowo Dua Periode Menguat, PDIP: Itu Ranah Masing-Masing Parpol

Survei IPI sendiri digelar pada 30 Januari hingga 5 Februari 2026 dengan melibatkan 1.241 responden dari 35 provinsi. Hasilnya memberi gambaran awal, bukan putusan akhir, tetapi cukup untuk membaca arah angin politik.

Pesan utamanya jelas: Ganjar masih kompetitif, namun belum aman. Jarak dengan papan atas menandakan pekerjaan politiknya belum selesai, sementara tekanan dari tokoh lama dan pendatang baru terus menguat.

Pilpres memang masih beberapa tahun lagi. Namun jika tren ini bertahan, 2029 berpotensi kembali menjadi arena pertarungan figur-figur besar, dengan ruang kejutan yang tetap terbuka.

Berikut daftar elektabilitas tokoh dalam survei IPI terkait bursa capres 2029:

  1. Prabowo Subianto: 22,3 persen
  2. Gibran Rakabuming Raka: 12,2 persen
  3. Ganjar Pranowo: 9 persen
  4. Anies Baswedan: 8,5 persen
  5. Dedi Mulyadi: 7,9 persen
  6. Pramono Anung: 7,8 persen
  7. Sjafrie Sjamsoeddin: 7,5 persen
  8. Purbaya Yudhi Sadewa: 4,9 persen
  9. Sherly Tjoanda: 3,8 persen. (*)
Share This Article