AKARMERDEKA, JAKARTA – Harta kekayaan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, tercatat melonjak cukup tajam dalam setahun terakhir. Nilainya bahkan bertambah lebih dari Rp18 miliar.
Data itu terlihat dari laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan Purbaya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam laporan tahun 2025, total kekayaannya per 31 Desember 2025 mencapai sekitar Rp57,48 miliar. Status pelaporan disebut sudah lengkap dan terverifikasi, meski detail rinciannya belum dipublikasikan sepenuhnya.
Kalau dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya, lonjakannya cukup terasa. Pada LHKPN 2024, saat masih menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan, total harta Purbaya tercatat Rp39,21 miliar. Artinya dalam kurun satu tahun, hartanya bertambah sekitar Rp18,26 miliar.
Purbaya sendiri resmi menjabat Menteri Keuangan setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Dalam laporan LHKPN 2024, sebagian besar kekayaannya berasal dari aset properti. Ia tercatat memiliki tanah dan bangunan senilai Rp30,5 miliar, sebagian besar berada di kawasan Jakarta Selatan.
Selain properti, koleksi kendaraan Purbaya juga cukup beragam. Mulai dari mobil Mercedes Benz, BMW Jeep, Toyota Alphard, hingga Peugeot 5008. Ia juga memiliki beberapa motor seperti Yamaha X-Max dan Honda Vario.
Di luar itu, ada juga harta bergerak lainnya senilai Rp684 juta, surat berharga sekitar Rp220 juta, serta kas dan setara kas yang mencapai Rp4,2 miliar.
Menariknya, dalam laporan tersebut Purbaya juga tercatat tidak memiliki utang, sehingga seluruh nilai kekayaan yang dilaporkan menjadi total bersih yang dimilikinya. (*)

