Rakernas PDIP 10-12 Januari 2026, Isu Lingkungan Jadi Fokus Utama

Budianto Budianto
3 Min Read
BERI KETERANGAN: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan usai melepas tim bantuan dan tenaga medis PDIP di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (29/12/2025). (Foto: Ist)

AKARMERDEKA, JAKARTA- DPP PDI Perjuangan memastikan akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai pada 10-12 Januari 2026. Salah satu isu strategis yang akan menjadi sorotan utama dalam forum tersebut adalah kebijakan lingkungan hidup.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, pembahasan terkait lingkungan akan diarahkan pada kebijakan ekologis yang komprehensif, mulai dari hulu hingga hilir. Isu ini dinilai relevan dengan berbagai bencana hidrometeorologi yang belakangan terjadi di sejumlah daerah.

“Kebijakan ekologis dari hulu ke hilir itu akan menjadi bagian dari pembahasan di dalam Rapat Kerja Nasional PDIP pada 10 sampai 12 Januari mendatang,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Baca juga: PDIP Minta Isu Bendera Bulan Bintang Tak Dipolitisasi

Menjelang Rakernas, PDIP saat ini tengah merampungkan agenda konsolidasi internal melalui Konferensi Daerah (Konferda) di tingkat provinsi. Hasto menyebut hampir seluruh provinsi telah menyelesaikan Konferda, kecuali Sumatera Barat.

Menurut Hasto, pelaksanaan Konferda di Sumatera Barat terkendala bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. PDIP pun mempertimbangkan opsi pelaksanaan Konferda secara daring agar agenda konsolidasi tetap berjalan.

“Dari seluruh provinsi, tinggal Sumatra Barat yang belum melaksanakan Konferda karena terdampak banjir dan longsor. Kami pertimbangkan pelaksanaannya secara daring,” kata Hasto.

Proses Konsolidasi

Ia menegaskan, penyelesaian Konferda menjadi penanda rampungnya proses konsolidasi partai di semua tingkatan. Rakernas dan HUT ke-53 PDIP nantinya akan menjadi momentum awal untuk melangkah ke agenda-agenda politik berikutnya.

“Seluruh konsolidasi ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sehingga HUT PDI Perjuangan ke-53 dan Rakernas pertama menjadi penanda bahwa konsolidasi partai telah dilakukan secara menyeluruh,” ujarnya.

Selain agenda Rakernas, Hasto juga mengungkapkan PDIP akan menggelar perayaan Natal bersama dalam waktu dekat. Menariknya, perayaan tersebut direncanakan berlangsung di salah satu daerah terdampak bencana di Sumatra Utara, yakni Tapanuli Tengah, yang dipimpin kader PDIP, Masinton Pasaribu.

Langkah tersebut, kata Hasto, merupakan bagian dari upaya membangun solidaritas sosial sekaligus menunjukkan kehadiran partai di tengah masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.

“Peringatan Natal akan dilaksanakan di Tapanuli Tengah, daerah Pak Masinton, sebagai bentuk solidaritas sosial,” katanya.

Baca juga: Jaga Kandang Banteng, Pinka Dinilai Punya Magnet Politik Kuat

Hasto menambahkan, PDIP telah mengirimkan berbagai bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut, termasuk tim medis, ambulans, serta kapal Laksamana Malahayati untuk mengangkut kebutuhan logistik dan obat-obatan bagi warga terdampak.

“Kami sudah mengirim ambulans, tenaga medis, dan kapal Laksamana Malahayati yang membawa logistik serta obat-obatan yang dibutuhkan rakyat,” pungkas Hasto.

Dengan agenda Rakernas yang menempatkan isu lingkungan sebagai fokus, PDIP menegaskan komitmennya untuk mengaitkan konsolidasi politik dengan respons atas persoalan ekologis dan kebencanaan yang kian menonjol dalam dinamika nasional. (tebe)

 

 

Share This Article