Dasco Tanggapi Usulan PAN Duet Prabowo-Zulhas 2029: Politik Dinamis, Kita Lihat Nanti

T. Budianto
2 Min Read
Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Ist)

AKARMERDEKA, JAKARTA– Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad merespons wacana Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusulkan duet Prabowo Subianto–Zulkifli Hasan pada Pemilihan Presiden 2029. Menurut Dasco, pernyataan tersebut dipandang sebagai doa sekaligus aspirasi politik yang sah, mengingat dinamika politik masih terus berkembang.

Dasco menegaskan, pembahasan Pilpres 2029 masih terlalu dini. Ia menyebut fokus utama pemerintahan dan partainya saat ini adalah bekerja untuk rakyat serta memastikan program pemerintahan berjalan optimal.

“Apa yang disampaikan itu kita anggap sebagai sebuah doa saja. Politik itu dinamis, dan kita juga belum tahu apa yang akan terjadi di 2029,” kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (6/2).

Ia menambahkan, Presiden Prabowo Subianto sendiri telah menegaskan bahwa pembicaraan mengenai kontestasi 2029 akan sangat bergantung pada keberhasilan pemerintahan pada periode berjalan.

“Pak Prabowo juga menyampaikan bahwa kita akan melihat 2029 setelah melihat keberhasilan di periode ini,” ujarnya.

Komitmen PAN

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno menyatakan komitmen partainya untuk kembali mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2029. Ia menilai dukungan PAN terhadap Prabowo sudah menjadi pilihan politik yang konsisten.

“Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo. Satu-satunya partai di luar Gerindra yang konsisten mendukung Pak Prabowo dalam tiga Pilpres,” kata Eddy.

Menurut Eddy, konsistensi tersebut menjadikan dukungan PAN terhadap Prabowo sebagai pilihan yang natural. Ia pun mengusulkan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk mendampingi Prabowo pada Pilpres mendatang.

“Kalau ditanyakan hari ini, saya mendukung Pak Zulhas mendampingi Pak Prabowo di tahun 2029. Itu juga akan menghidupkan mesin partai dan menggerakkan kader untuk mendukung ketua umumnya,” ujarnya.

Respons Dasco mencerminkan sikap Gerindra yang masih berhati-hati dalam menyikapi wacana Pilpres 2029, sembari menegaskan prioritas pada kinerja pemerintahan saat ini dan dinamika politik yang masih terbuka ke depan. (tebe)

Share This Article