Layaknya Judi, Jokowi Pasang Taruhan Besar demi PSI

Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai sikap Jokowi merupakan sinyal terbuka kepada publik. Terutama bagi mereka yang selama ini menganggap pamor politiknya mulai memudar setelah tak lagi duduk di kursi presiden.

Nugroho Purbohandoyo
2 Min Read
Joko Widodo (Jokowi). ist

AKARMERDEKA, JAKARTA – Pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi yang siap turun tangan membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memantik banyak tafsir. Langkah itu dinilai bukan sekadar dukungan biasa, melainkan pertaruhan besar atas pengaruh politik yang masih ia miliki.

Pengamat politik sekaligus Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai sikap Jokowi merupakan sinyal terbuka kepada publik. Terutama bagi mereka yang selama ini menganggap pamor politiknya mulai memudar setelah tak lagi duduk di kursi presiden.

Menurut Adi, komitmen Jokowi untuk bekerja maksimal demi PSI menunjukkan bahwa mantan kepala negara itu masih ingin membuktikan dirinya tetap punya daya tarik politik. Ujian sesungguhnya akan terlihat pada hasil Pemilu 2029.

Ia menyebut langkah tersebut layaknya sebuah taruhan politik dengan risiko yang tidak kecil. Sebab, keberhasilan atau kegagalan PSI menembus parlemen bakal ikut menentukan bagaimana publik menilai kekuatan politik Jokowi di masa depan.

Jika PSI berhasil melampaui ambang batas parlemen, kata Adi, banyak pihak akan melihat bahwa pengaruh Jokowi belum benar-benar hilang. Dukungan yang ia berikan dianggap masih mampu menggerakkan suara pemilih.

Sebaliknya, apabila target itu tak tercapai, penilaian terhadap kekuatan politik Jokowi tentu bisa berubah. Karena itu, hasil Pemilu 2029 diperkirakan menjadi momen penting untuk mengukur seberapa besar efek elektoral mantan presiden tersebut.

Adi juga menyoroti rekam jejak politik Jokowi yang selama ini identik dengan kemenangan. Mulai dari menjadi Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga dua kali memenangkan pemilihan presiden.

Modal sejarah kemenangan itu, menurutnya, menjadi alasan mengapa banyak orang masih menaruh perhatian pada setiap langkah politik Jokowi. Dukungan terhadap PSI pun dipandang sebagai babak baru yang menarik untuk diikuti.

Ia menilai keberhasilan PSI masuk DPR nantinya bukan hanya menjadi kemenangan partai, tetapi juga bisa memperkuat anggapan bahwa Jokowi masih memiliki pengaruh besar dalam peta politik nasional.

Karena itu, perjalanan PSI menuju Pemilu 2029 diperkirakan akan terus menjadi sorotan. Banyak kalangan menunggu apakah strategi Jokowi mampu mengantar partai berlambang mawar itu menembus Senayan dan membuktikan bahwa pengaruh politiknya masih tetap diperhitungkan. (*)

Share This Article