AKARMERDEKA, SOLO – Langkah politik Nina Agustina bikin kejutan. Putri dari mantan Kapolri Da’i Bachtiar yang juga pernah duduk sebagai Bupati Indramayu itu resmi pamit dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Nggak pakai lama, dia langsung merapat ke Partai Solidaritas Indonesia.
Bukan cuma pindah partai, Nina juga sowan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo. Momen itu jadi sinyal kuat kalau langkah barunya bukan sekadar formalitas.
Nina datang bareng Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidin. Usai pertemuan, Abang Ijo bilang kalau kehadiran Nina sudah dapat restu dan diharapkan bisa ikut ngebesarin PSI di Jawa Barat. Soal alasan cabut dari partai lama, katanya lebih pas ditanya langsung ke Nina.
Dan Nina pun nggak muter-muter. Dia bilang pilihannya sekarang adalah gabung PSI dan siap lanjut berkontribusi, khususnya buat Jawa Barat. Salah satu faktor yang bikin dia mantap? Sosok Jokowi.
“Ya salah satunya,” kira-kira begitu pengakuannya. Dari Jokowi juga ada pesan simpel tapi dalam: tetap jaga kebaikan, tetap turun ke masyarakat.
Obrolan mereka di Solo disebut hangat dan penuh nostalgia. Nina sempat mengingat momen saat Jokowi datang ke Indramayu waktu panen raya. Harapannya, daerah itu bisa makin baik ke depan.
Sebelumnya, Jokowi sendiri sudah terang-terangan bilang siap all out bantu PSI. Di Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, dia menegaskan bakal kerja keras dan habis-habisan buat partai berlambang mawar itu.
Menurut Jokowi, PSI sekarang bertransformasi jadi partai yang lebih terbuka dan inklusif. Siapa pun bisa gabung. Dan makin banyak yang masuk, makin beragam pula isi di dalamnya—beda selera, beda kepentingan, beda gaya. Kuncinya satu: tetap solid, jangan sampai beda pendapat malah jadi konflik.
Selain itu, Jokowi juga wanti-wanti soal penguatan jaringan. Bukan cuma rajin di media sosial, tapi juga turun langsung sampai ke akar rumput. Online jalan, offline gas. Dari kota sampai desa, semua harus terkoneksi.
Dengan masuknya Nina, peta politik Jawa Barat jelas bakal makin dinamis. PSI seperti lagi nambah amunisi baru, dan manuver ini terasa baru mulai.

