PDIP Solo Ganti Nakhoda: Aria Bima Pegang Setir, Anak FX Rudy Sekretaris

Budianto Budianto
4 Min Read
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Aria Bima.(Foto: Ist)

AKARMERDEKA, SOLO- DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta akhirnya merampungkan susunan pengurus periode 2025-2030. Lewat sidang formatur yang digelar di Panti Marhaen, Semarang, Selasa (30/12/2025), Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PDIP Solo, menggantikan FX Hadi Rudyatmo.

Yang bikin publik langsung pasang mata, posisi sekretaris dipercayakan kepada Rheo Yuliana Fernandez, putra FX Rudy. Sementara kursi bendahara diisi Bambang Nugroho alias Bambang Gage.

“Formatnya sudah diputuskan dan disetujui. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta adalah saya,” kata Aria Bima kepada media. Aria mengungkapkan, proses penetapan ini sempat tertunda karena sidang formatur diskors usai Muskercab PDIP se-Jateng akhir pekan lalu. Alasannya bukan teknis, tapi politis, perlu ngobrol dan minta pandangan para senior PDIP Solo.

Baca juga: Pimpin PDIP Kota Semarang, Endro Dwi Cahyono Gantikan Hendrar Prihadi

“Kami butuh komunikasi dan konsultasi dengan tokoh-tokoh senior di Solo,” ujarnya. Untuk struktur, PDIP Solo memilih format 21 pengurus, lebih gemuk dari format standar 15.

Menurut Aria, ini bukan soal gaya-gayaan, tapi menyesuaikan kompleksitas persoalan Kota Solo, termasuk wacana pemekaran kecamatan. “Masalah Solo nggak bisa diselesaikan dengan format 15. Kita ambil format 21 karena realitasnya memang rumit,” jelasnya.

Pesan Megawati

Aria juga membocorkan pesan khusus dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia menyebut dirinya menjadi satu-satunya anggota DPR RI dari PDIP yang menjabat Ketua DPC.

“Ibu Mega sangat perhatian dengan Solo. Wajah kebhinekaan, pluralisme, dan keguyuban Solo harus dipelopori PDIP. Jangan sampai Solo ‘horek’,” kata Aria menirukan pesan Megawati.

Baca juga: Konferda PDIP Jateng, Dolfie OFP Terpilih Jadi Ketua

Soal posisi FX Rudy, Aria menegaskan bahwa senior PDIP itu kini tak lagi dilihat dari jabatan formal. Sosoknya disebut sudah “menginternalisasi” dalam tubuh kader PDIP Solo. “Pak Rudy itu sudah bukan soal formalitas. Semangat dan dedikasinya sudah melekat di kader-kader,” ujarnya.

Rheo sendiri menyebut kepengurusan baru ini akan menggabungkan nama lama dan wajah baru. Targetnya jelas: menjadikan PDIP Solo lebih modern dan adaptif, apalagi menyongsong pemilih Gen Z di 2029.

“Kita akan ikuti karakter pemilih di Solo. Fokus ke solusi masyarakat dan mengembalikan marwah PDIP Solo, baik di legislatif maupun kepala daerah,” kata Rheo. (tebe)

 

Susunan Kepengurusan DPC PDIP Solo 2025-2030:

  1. Ketua: Aria Bima Trihastoto
  2. Sekretaris: Rheo Yuliana Fernandez,
  3. Bendahara: Bambang Nugroho
  4. Wakabid Pemerintahan, Otonomi Daerah, Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi: Roro Indradi Sarwo Indah
  5. Wakabid Politik dan Reformasi Sistem Hukum Nasional: Joni Sofyan Erwandi
  6. Wakabid Perekonomian, Kebudayaan dan Pendidikan: Sagita Puspita Wiranata
  7. Wakabid Kehormatan Partai: Sukasno
  8. Wakabid Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif: Budi Prasetyo
  9. Wakabid Ideologi dan Kaderisasi: Roy Saputra
  10. Wakabid Keanggotaan, Organisasi dan Sumber Daya: Ahmad Akbar
  11. Wakabid Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak: Anna Budiarti
  12. Wakabid Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi Koperasi dan UMKM: Sri Rahmani
  13. Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial: Ekya Sih Hananto
  14. Wakabid Pariwisata, Pemuda dan Olahraga: Tanu Tulus Kismanto
  15. Wakabid Keagamaan dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Sarah Dwi Indayanti
  16. Wakabid Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Monique Dian Ayu
  17. Wakabid Pertanian, Pangan, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kelautan dan Perikanan: Ety Isworo
  18. Wakabid Hukum dan Advokasi: Suharsono
Share This Article