AKARMERDEKA, KARIMUNJAWA– PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan meluncurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TERANG LAUT (Terumbu Karang Lestari untuk Laut Berkelanjutan) di kawasan Taman Nasional Karimunjawa.
Program ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem laut melalui transplantasi terumbu karang sekaligus mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan kawasan konservasi.
Karimunjawa dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi laut terpenting di Indonesia dengan luas lebih dari 111 ribu hektare. Wilayah ini menjadi rumah bagi ekosistem terumbu karang, padang lamun, hutan mangrove, hingga ratusan spesies ikan karang dan biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir sekaligus menjadi daya tarik wisata bahari.
Namun, kawasan tersebut juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, kenaikan suhu laut, cuaca ekstrem, hingga aktivitas manusia yang berpotensi mengganggu kesehatan ekosistem. Kondisi itu mendorong perlunya langkah rehabilitasi yang dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
Melalui Program TERANG LAUT, PLN Icon Plus melakukan transplantasi terumbu karang dengan dua metode konservasi, yakni menggunakan media Biorock dan Web Spider. Kedua metode ini dipilih untuk mempercepat pemulihan ekosistem bawah laut, meningkatkan keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat habitat bagi berbagai spesies ikan karang.
Selain memberikan manfaat ekologis, rehabilitasi terumbu karang juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor perikanan serta memperkuat potensi ekowisata Karimunjawa yang menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat setempat.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Balai Taman Nasional Karimunjawa. Kerja sama itu meliputi proses perencanaan, penentuan lokasi transplantasi, pendampingan teknis, penyelaman hingga pemantauan awal terhadap media rehabilitasi yang dipasang.
Tak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, PLN Icon Plus juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) Karimunjawa sebagai bagian dari kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra mengatakan, pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Melalui Program TERANG LAUT, kami ingin menghadirkan aksi nyata yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak jangka panjang bagi ekosistem laut Karimunjawa. Terumbu karang merupakan fondasi kehidupan bawah laut. Ketika ekosistem ini terjaga, maka keanekaragaman hayati, produktivitas perikanan, serta kesejahteraan masyarakat pesisir juga akan ikut terpelihara,” ujarnya.
Transformasi Digital
Menurut Leandra, program ini merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sekaligus mendukung semangat Iconnectivity for Green, yaitu menghadirkan transformasi digital yang berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala Balai Taman Nasional Karimunjawa, Widyastuti mengapresiasi keterlibatan PLN Icon Plus dalam mendukung konservasi kawasan. Menurutnya, partisipasi dunia usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat pengelolaan kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi kemitraan jangka panjang yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Apresiasi juga disampaikan Camat Karimunjawa, Muslikhan yang menilai pelestarian terumbu karang sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat kepulauan.
“Kehadiran Program TERANG LAUT bukan hanya membantu rehabilitasi lingkungan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui bantuan sosial yang disalurkan. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga pembangunan daerah berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana menegaskan, bahwa transformasi digital harus berjalan berdampingan dengan komitmen menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, melalui semangat Iconnectivity for Green, perusahaan ingin memastikan setiap pengembangan infrastruktur digital juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Program TERANG LAUT menjadi representasi bahwa teknologi mampu menjadi penghubung lahirnya kolaborasi, inovasi, dan aksi nyata dalam menjaga ekosistem laut. Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari luasnya jaringan yang dibangun, tetapi juga dari manfaat yang diwariskan bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Melalui Program TERANG LAUT, PLN Icon Plus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.
Perusahaan berharap setiap terumbu karang yang ditanam di Karimunjawa dapat menjadi fondasi baru bagi kelestarian ekosistem laut sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir dalam jangka panjang. (*)

