PLN Icon Plus Bidik Pertumbuhan Bisnis PLTS Atap, Siapkan Strategi Tangkap Pasar lewat PV Academy

T. Budianto
5 Min Read
PENGUATAN KOLABORASI: PLN Icon Plus menyerahkan apresiasi kepada mitra dalam rangkaian kegiatan PV Academy di Yogyakarta, 4-5 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi dan pengembangan strategi bisnis untuk memperluas pasar PLTS Atap (PV Rooftop) di tengah peluang pertumbuhan energi surya. (Foto: Ist)

AKARMERDEKA, YOGYAKARTA– Pasar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap atau PV Rooftop mulai menjadi salah satu ruang bisnis yang menarik di tengah meningkatnya kebutuhan energi bersih dan efisien.

Peluang itu coba ditangkap PLN Icon Plus dengan memperkuat kemampuan tim membaca pasar hingga mengeksekusi peluang menjadi bisnis. Strategi tersebut salah satunya ditempuh melalui PV Academy yang digelar selama dua hari, 4-5 Agustus 2026, di Yogyakarta.

Bukan sekadar pelatihan, PV Academy menjadi forum untuk menyatukan perspektif bisnis, pemasaran dan pengembangan pasar. Peserta tidak hanya diajak memahami perkembangan industri energi surya, tetapi juga menyusun langkah konkret yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing.

Langkah ini dinilai penting karena pertumbuhan pasar tidak otomatis berubah menjadi transaksi. Perusahaan harus mampu membaca karakter pelanggan, memahami kebutuhan energi, menentukan model penawaran hingga bergerak cepat saat menemukan peluang.

Karena itu, materi PV Academy tidak berhenti pada pengenalan produk. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai ekosistem PV Rooftop di Indonesia, strategi pemasaran, pengembangan bisnis serta penyusunan action plan sebagai tindak lanjut setelah pelatihan.

Tiga pemateri dari latar belakang berbeda turut memberikan perspektif dalam forum tersebut. Tedi Wintoko, SE, Akt, MM, CFP, CEO & Co-Founder SonusID, membahas strategi dan pengembangan bisnis. Bramanta Pradana, VP Sales, Marketing & Business Development Icon Green, memaparkan dinamika dan peluang bisnis PV Rooftop.

Sementara Hery Prasetyadi, Exclusive Facilitator of MarkPlus, memberikan perspektif mengenai strategi pemasaran serta cara membaca kebutuhan pasar.

Perpaduan materi tersebut diarahkan untuk menjawab tantangan utama bisnis energi surya: bagaimana mengubah potensi pasar menjadi pendapatan dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, mengatakan peluang PV Rooftop yang semakin terbuka harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia.

“Peluang PV Rooftop semakin terbuka, tetapi peluang itu tidak otomatis menjadi bisnis. Kita harus memahami kebutuhan pelanggan, menawarkan solusi yang tepat, dan mengeksekusinya dengan cepat,” ujarnya.

Menurut Joice, penguatan kapabilitas tim menjadi salah satu modal penting untuk memenangkan persaingan di pasar energi surya. “Saya berharap peserta tidak hanya pulang membawa pengetahuan baru, tetapi juga membawa rencana yang bisa langsung dijalankan,” katanya.

Dia menambahkan, bisnis energi surya membutuhkan cara pandang yang tidak hanya berfokus pada produk dan teknologi. Nilai yang ditawarkan kepada pelanggan menjadi faktor penting agar solusi dapat diterima pasar.

Action Plan

Karena itu, peserta PV Academy didorong menyusun action plan agar pembelajaran selama dua hari tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi berlanjut menjadi langkah bisnis di masing-masing unit.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan PV Academy juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarbagian dalam mengembangkan bisnis PV Rooftop.

“Pasar PV Rooftop memiliki peluang yang besar, tetapi kita harus punya kesiapan untuk menangkapnya. Kesiapan itu bukan hanya soal produk, melainkan juga orang, strategi, dan kemampuan eksekusi,” ujarnya.

Menurut Leandra, pengembangan bisnis PV Rooftop membutuhkan keterhubungan antara fungsi pemasaran, penjualan dan pengembangan bisnis.

Karakter pelanggan yang beragam membuat perusahaan tidak bisa menggunakan satu pendekatan untuk seluruh pasar. Kebutuhan rumah tangga, sektor komersial maupun industri memiliki karakter konsumsi energi yang berbeda sehingga membutuhkan solusi dan strategi penawaran yang berbeda pula.

Di sisi lain, pengembangan PV Rooftop menjadi bagian dari ruang bisnis Beyond kWh PLN Icon Plus. Artinya, peluang bisnis tidak hanya datang dari penjualan listrik, tetapi juga dari berbagai solusi energi yang dapat menjawab kebutuhan pelanggan.

Dalam konteks tersebut, penguatan SDM menjadi investasi penting. Teknologi bisa berubah dengan cepat, begitu pula perilaku konsumen. Perusahaan membutuhkan tim yang mampu membaca perubahan pasar dan menerjemahkannya menjadi peluang komersial.

Selama PV Academy, peserta mendapatkan ruang untuk berdiskusi, menguji pendekatan bisnis dan menyusun rencana tindak lanjut. Dengan demikian, forum tersebut diharapkan menghasilkan bukan hanya pemahaman mengenai PV Rooftop, tetapi juga langkah bisnis yang dapat diukur.

Bagi PLN Icon Plus, pengembangan pasar energi surya membutuhkan organisasi yang tidak hanya mampu menjual perangkat, tetapi juga menawarkan solusi dan membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.

Dengan mempertemukan pengetahuan, strategi dan eksekusi melalui PV Academy, PLN Icon Plus tengah menyiapkan amunisi untuk masuk lebih dalam ke pasar PV Rooftop.

Sebab dalam bisnis energi surya, peluang boleh terbentang lebar. Tetapi yang akan mengubahnya menjadi pertumbuhan tetap mereka yang paling siap membaca pasar dan paling cepat mengeksekusinya. (*)

Share This Article