AKARMERDEKA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto masih punya daya tarik elektoral yang cukup kuat jika pemilu digelar dalam waktu dekat. Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menunjukkan Prabowo berada di posisi teratas di sejumlah wilayah Indonesia.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyebut keunggulan Prabowo terlihat di empat kelompok wilayah. Temuan tersebut disampaikan saat Median merilis survei terbaru terkait evaluasi pemerintahan, program prioritas, isu terkini, dan elektabilitas di Jakarta, Senin (31/8/2026).
Namun, peta dukungan tidak sepenuhnya dikuasai Prabowo. Ada wilayah dengan jumlah pemilih besar di Pulau Jawa yang justru menunjukkan keunggulan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM.
Prabowo Unggul di Empat Kawasan
Rico mengatakan Prabowo unggul di beberapa kawasan yang masuk dalam pemetaan survei Median. Wilayah tersebut meliputi Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keunggulan Prabowo juga tercatat di Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi, serta kawasan Indonesia Timur.
“Elektabilitas Prabowo Subianto sebagai Presiden unggul di empat wilayah. Yaitu pertama Sumatera, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, NTT, NTB, serta Sulawesi dan Indonesia Timur,” kata Rico.
Temuan tersebut memperlihatkan dukungan terhadap Prabowo masih tersebar di berbagai kawasan, meski kekuatannya tidak merata di seluruh Indonesia.
KDM Menang di Tiga Wilayah
Di sisi lain, Dedi Mulyadi menunjukkan hasil berbeda di sejumlah wilayah Jawa. Gubernur Jawa Barat tersebut tercatat unggul di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
“KDM unggul di Jawa Barat, Banten, dan DKI,” ujar Rico.
Jawa Barat sendiri merupakan salah satu wilayah dengan jumlah pemilih besar. Karena itu, keunggulan KDM di wilayah tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam peta elektabilitas yang dirilis Median.
Hasil ini sekaligus menunjukkan persaingan elektoral masih cukup dinamis. Dukungan terhadap tokoh politik bisa berbeda cukup tajam berdasarkan wilayah dan karakter pemilihnya.
Survei Libatkan 1.212 Responden
Survei Median dilakukan secara tatap muka pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026. Sebanyak 1.212 warga yang memiliki hak pilih dilibatkan sebagai responden.
Pemilihan responden dilakukan secara acak. Median juga menerapkan quality control terhadap 20 persen sampel untuk menjaga kualitas data survei.
Dengan jumlah responden tersebut, survei memiliki margin of error sebesar 2,76 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Meski memberikan gambaran mengenai peta dukungan politik saat survei dilakukan, hasil tersebut tetap merupakan potret pada periode pengumpulan data. Konstelasi politik masih bisa berubah seiring munculnya isu, kebijakan, maupun dinamika politik berikutnya. (*)

