Ramai AHY Disebut Bersiap Panaskan Pilpres 2029, Ganjar: PR Besar Hari Ini Masih Banyak

R. Izra
3 Min Read
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo.

BACAAJA, JAKARTA – Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo turut merespons isu politik yang sedang ramai dibahas: Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sedang bersiap menuju Pilpres 2029.

Oleh sejumlah partai koalisi pendukung pemerintah, Ketua Umum Demokrat disebut mulai memanaskan mesin dan memberi sinyal untuk maju bertarung pada Pilpres 2029.

Bagi Ganjar, kontestasi politik lima tahunan bukan prioritas rakyat hari ini. Ganjar justru mengingatkan bahwa bangsa Indonesia masih menghadapi segudang persoalan yang jauh lebih mendesak.

“PR besar untuk semua elemen bangsa hari ini masih sangat banyak, mari kita konsentrasi pada penanganan bencana yang datang bertubi-tubi,” kata Ganjar kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: Ganjar Tegaskan PDIP Tetap di Luar Pemerintahan

Pesan Ganjar sederhana, tetapi menohok: jangan terlalu sibuk membicarakan kursi kekuasaan ketika rakyat masih sibuk menyelamatkan diri dari bencana.

Ganjar menilai seluruh sumber daya yang dimiliki bangsa harus segera dimobilisasi untuk menangani berbagai persoalan di lapangan.

Mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, hingga kesulitan air bersih yang menghantui masyarakat.

“Perlu segera dipadamkan. Kekeringan dan kesulitan air bersih perlu segera dibantu karena kemungkinan kemarau ini akan panjang,” ujarnya.

Tak hanya itu, sejumlah erupsi gunung berapi juga menambah daftar persoalan yang harus segera ditangani pemerintah dan seluruh elemen bangsa.

“Itulah masalah rakyat yang harus diurus hari ini,” tegas Ganjar.

Ganjar tidak tertarik untuk membalas dengan manuver politik serupa. Ia justru menarik pembicaraan kembali kepada persoalan yang dirasakan masyarakat.

Bencana tidak menunggu Pemilu 2029. Kekeringan tidak mengenal tahun politik. Korban gempa juga tidak membutuhkan janji kampanye.

Karena itu, menurut Ganjar, seluruh kekuatan bangsa semestinya mengerahkan energi untuk menyelesaikan persoalan yang ada di depan mata.

Pidato AHY jadi sorotan

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menilai pidato AHY dalam HUT ke-25 Partai Demokrat mengandung sinyal kuat bahwa AHY siap menjadi salah satu kandidat Pilpres 2029.

Doli menilai sinyal itu terlihat dari nuansa pidato, gestur, hingga posisi politik AHY ketika berbicara mengenai demokrasi, batas kekuasaan, dan transisi kekuasaan.

Juru Bicara Gerindra Sugiat Santoso meminta AHY dan Partai Demokrat membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyelesaikan persoalan rakyat.

Baca Juga: PDIP Kirim Kapal Laksamana Malahayati ke Flores, PDIP Sentil Donasi Pemerintah untuk Korban Gempa NTT

“Kalau pemilu kan masih lama. Sementara banyak persoalan kerakyatan yang membutuhkan solusi dari kita bersama,” ujar Sugiat.

Ketika bencana datang bertubi-tubi, yang dibutuhkan bukan deklarasi capres, bukan hitung-hitungan koalisi, dan bukan perang baliho.

Yang dibutuhkan rakyat adalah negara yang hadir, sumber daya yang bergerak, bantuan yang cepat, serta kebijakan yang mampu mencegah bencana berikutnya. (*)

 

Share This Article