96 Siswa SMK Bina Utama Kendal Intip Dunia Digital di PLN Icon Plus

T. Budianto
5 Min Read
KUNJUNGAN INDUSTRI: Para siswa SMK Bina Utama Kendal bersama enam guru melakukan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang, Rabu (26/8/2026). (Foto: PLN Icon Plus)

AKARMERDEKA, SEMARANG– Sebanyak 96 siswa SMK Bina Utama Kendal bersama enam guru melakukan kunjungan industri ke kantor PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah di Semarang, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk melihat secara langsung dinamika dunia kerja sekaligus mengenal lebih dekat proses bisnis perusahaan yang bergerak di sektor konektivitas dan solusi digital.

Kunjungan industri menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri. Melalui pengalaman langsung tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga dapat melihat bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas bisnis dan kebutuhan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai PLN Icon Plus, mulai dari profil perusahaan, lini bisnis konektivitas dan digital, perkembangan teknologi, hingga kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan industri.

Perkembangan ekonomi digital yang semakin cepat membuat kebutuhan terhadap sumber daya manusia dengan kompetensi teknologi turut meningkat. Karena itu, pengenalan terhadap dunia industri sejak bangku sekolah dinilai penting agar siswa memiliki gambaran lebih konkret mengenai peluang dan tantangan yang akan mereka hadapi setelah lulus.

Selain menerima materi, para siswa juga diberi kesempatan berdiskusi langsung dengan praktisi. Berbagai pertanyaan mengenai dunia kerja, perkembangan teknologi, peluang karier, hingga kompetensi yang perlu dipersiapkan menjadi bagian dari interaksi selama kunjungan.

Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati mengapresiasi, kesempatan yang diberikan PLN Icon Plus kepada para siswa. Menurutnya, pengalaman di lingkungan industri dapat memperluas wawasan siswa sekaligus melengkapi pembelajaran yang selama ini diperoleh di sekolah.

“Kunjungan industri seperti ini memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi siswa. Mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai dunia kerja, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana sebuah perusahaan menjalankan proses bisnis dan memanfaatkan teknologi dalam mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Santi.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Terus Diperkuat

Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan hubungan antara dunia pendidikan dan industri perlu terus diperkuat. Menurutnya, siswa perlu memperoleh gambaran nyata mengenai perubahan kebutuhan kompetensi di tengah perkembangan teknologi.

“Kami menyambut baik kunjungan dari SMK Bina Utama Kendal. Dunia pendidikan dan industri memiliki ruang yang sangat luas untuk saling belajar dan berkolaborasi. Melalui kunjungan seperti ini, siswa dapat memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja,” jelas Leandra.

Ia menambahkan, kemampuan teknis bukan satu-satunya modal yang dibutuhkan generasi muda. Kemampuan beradaptasi, komunikasi, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar juga menjadi kompetensi penting dalam menghadapi perubahan industri yang berlangsung cepat.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana. Ia menilai percepatan transformasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia.

“Transformasi digital bukan hanya mengenai teknologi, tetapi juga mengenai kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan dan memanfaatkannya. Karena itu, kami menyambut baik setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan generasi muda,” ujar Chipta.

Menurutnya, perkembangan ekonomi digital membuka ruang peluang yang semakin luas bagi generasi muda. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila dibarengi dengan kesiapan kompetensi dan kemampuan mengikuti perubahan.

Bagi PLN Icon Plus, keterlibatan dalam kegiatan pendidikan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang berkelanjutan. Kemajuan teknologi membutuhkan talenta yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami cara mengembangkan dan mengoptimalkannya untuk menciptakan nilai ekonomi.

Kunjungan 96 siswa SMK Bina Utama Kendal tersebut pun menjadi lebih dari sekadar agenda mengenal lingkungan perusahaan. Pertemuan antara siswa dan praktisi industri membuka perspektif mengenai bagaimana pembelajaran di sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dunia kerja.

Di tengah industri yang terus berubah, pengalaman seperti ini menjadi penting. Sebab, sebelum menentukan profesi dan jenjang karier, siswa perlu terlebih dahulu melihat seperti apa dunia yang akan mereka masuki. Dari ruang kelas menuju ruang industri, jaraknya ternyata tidak sejauh yang dibayangkan, asal sejak awal mau belajar, beradaptasi, dan tidak alergi terhadap perubahan. (*)

Share This Article