AKARMERDEKA, SEMARANG– Kebutuhan tenaga kerja di sektor teknologi informasi dan konektivitas terus berkembang seiring percepatan transformasi digital. Kondisi tersebut membuat pengalaman langsung di dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa sekolah kejuruan menghadapi dunia kerja.
Hal itu pula yang diperoleh 55 siswa dan empat guru Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri saat melakukan kunjungan industri ke PLN Icon Plus Semarang, Kamis, (17/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk melihat lebih dekat aktivitas perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi, jaringan, dan konektivitas. Tidak hanya mengenal lingkungan kerja, para siswa juga mendapatkan gambaran mengenai bagaimana teknologi diterapkan dalam mendukung layanan perusahaan.
Selama kunjungan, siswa berinteraksi dengan pihak PLN Icon Plus melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mereka dapat menggali informasi mengenai aktivitas pekerjaan di sektor teknologi sekaligus menghubungkannya dengan materi yang selama ini dipelajari di sekolah.
Kepala SMK Muhammadiyah Imogiri, Sabarudin Ahmad, SPd.T mengatakan, pengalaman berada langsung di lingkungan perusahaan memberikan perspektif berbeda bagi siswa mengenai dunia kerja.
“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman seperti ini agar mereka bisa melihat langsung bagaimana suasana dan aktivitas di dunia kerja. Apa yang mereka lihat dan dengar selama kunjungan tentu akan menambah wawasan, terutama karena bidang yang mereka pelajari di sekolah juga berkaitan dengan teknologi dan jaringan,” ujar Sabarudin.
Menurutnya, pembelajaran di sekolah akan semakin bermakna ketika siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat penerapannya di lingkungan industri. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga mulai mengenali budaya kerja dan kebutuhan kompetensi di dunia profesional.
Dari sisi industri, kunjungan tersebut menjadi bagian dari interaksi antara dunia pendidikan dengan sektor usaha. PLN Icon Plus dapat berbagi pengalaman mengenai perkembangan teknologi dan kebutuhan di bidang konektivitas, sementara siswa memperoleh gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja.
Pengalaman Tambahan
Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra menyambut baik kegiatan kunjungan industri tersebut. Menurut Leandra, interaksi langsung dengan lingkungan perusahaan dapat menjadi pengalaman tambahan bagi siswa dalam memahami perkembangan industri teknologi.
“Kami menyambut baik kunjungan siswa SMK Muhammadiyah Imogiri ke PLN Icon Plus. Kami berharap mereka bisa menikmati prosesnya, tidak hanya dengan melihat lingkungan perusahaan, tetapi juga dengan aktif bertanya dan berdiskusi. Dari sana, mereka bisa membawa pulang pengalaman baru yang mungkin tidak didapatkan dalam pembelajaran sehari-hari,” tutur Leandra.
Ia menambahkan, perkembangan sektor teknologi dan konektivitas membuka kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri. Karena itu, komunikasi antara institusi pendidikan dan dunia usaha dinilai penting untuk memperkecil jarak antara kompetensi yang dipelajari siswa dengan realitas pekerjaan.
Bagi PLN Icon Plus, keterlibatan dalam kegiatan edukasi seperti kunjungan industri juga menjadi bagian dari upaya membuka wawasan generasi muda terhadap ekosistem bisnis berbasis teknologi.
Sementara bagi siswa TJKT SMK Muhammadiyah Imogiri, pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa kemampuan jaringan dan teknologi yang dipelajari di bangku sekolah memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan industri.
Pada akhirnya, kunjungan industri bukan sekadar melihat ruang kerja perusahaan. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi jembatan yang mempertemukan pembelajaran di sekolah dengan perkembangan dunia industri, sekaligus membantu siswa membaca peluang karier di tengah ekonomi yang semakin terdigitalisasi. (*)

