Dukung Ekonomi Digital, PLN Icon Plus Perkuat Backbone Digital di Purworejo

T. Budianto
3 Min Read
PEMELIHARAAN INFRASTRUKTUR: Petugas PLN Icon Plus melakukan inspeksi dan pemeliharaan infrastruktur jaringan fiber optik pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan backbone telekomunikasi dan memastikan stabilitas layanan digital bagi pelanggan. (Foto: Ist)

AKARMEDEKA, PURWOREJO– Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital, keandalan infrastruktur telekomunikasi menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aktivitas bisnis, industri, hingga layanan publik.

Menjawab kebutuhan tersebut, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah memperkuat backbone jaringan melalui pengecekan dan perbaikan infrastruktur fiber optik pada jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kebumen-Kentungan di wilayah Jenar Wetan, Kabupaten Purworejo, Jateng.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemeliharaan preventif perusahaan untuk memastikan infrastruktur telekomunikasi tetap berada dalam kondisi prima. Melalui inspeksi menyeluruh serta perbaikan pada sejumlah titik, PLN Icon Plus berupaya menjaga stabilitas transmisi data sekaligus mengurangi potensi gangguan layanan yang dapat berdampak pada aktivitas pelanggan maupun dunia usaha.

Keberadaan jaringan backbone dinilai semakin strategis seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai sektor ekonomi. Infrastruktur tersebut menjadi fondasi utama dalam mendukung layanan berbasis internet, transaksi digital, operasional industri, hingga transformasi digital pemerintahan.

Dengan menjaga kualitas jaringan secara berkelanjutan, PLN Icon Plus tidak hanya memastikan layanan tetap andal saat ini, tetapi juga menyiapkan kapasitas infrastruktur untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan digital di masa depan.

Seluruh proses pekerjaan dilakukan dengan menerapkan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Penerapan budaya keselamatan kerja menjadi prioritas guna melindungi personel, menjaga aset perusahaan, serta memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai prosedur operasional.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana mengatakan, penguatan infrastruktur jaringan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki nilai strategis dalam mendukung percepatan ekonomi digital nasional.

“Transformasi digital membutuhkan fondasi infrastruktur yang tangguh dan dapat diandalkan. Karena itu, PLN Icon Plus terus memperkuat kualitas jaringan melalui pemeliharaan yang terencana dan berkelanjutan,” kata Chipta.

Investasi Jangka Panjang

Dikatakan lebih lanjut, setiap langkah perbaikan yang kami lakukan merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan layanan digital tetap stabil, adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pelanggan, serta mampu mendukung percepatan ekosistem digital di Indonesia.

Senada dengan itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra menegaskan, inspeksi rutin backbone menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga performa jaringan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

“Keandalan layanan dibangun dari perhatian terhadap setiap detail infrastruktur. Melalui inspeksi rutin dan perbaikan pada jaringan backbone, kami memastikan setiap jalur transmisi tetap berada dalam performa terbaik sehingga mampu mendukung kontinuitas layanan secara optimal,” ujarnya.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan kualitas layanan yang semakin andal, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.

Sebagai subholding PT PLN (Persero) yang bergerak di bidang solusi konektivitas dan digital, PLN Icon Plus terus memperkuat investasi pada pengelolaan infrastruktur telekomunikasi melalui program inspeksi, pemeliharaan, serta peningkatan kualitas jaringan secara berkelanjutan.

Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing perusahaan sekaligus memperkuat fondasi infrastruktur digital nasional. Dengan jaringan yang semakin andal, aktivitas ekonomi berbasis digital dapat tumbuh lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan target percepatan transformasi digital Indonesia. (*)

Share This Article