Penutupan MTQ Nasional XXXI, Agustina Ajak Warga Jaga Kelancaran Lalu Lintas

T. Budianto
3 Min Read
MENJAWAB MEDIA: Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menjawab pertanyaan media di Balai Kota Semarang, Jumat, (18/9/2026). (Foto: Pemkot Semarang)

AKARMERDEKA, SEMARANG- Rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang memasuki penghujung acara. Penutupan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Sabtu (19/9/2026).

Menjelang agenda tersebut, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengajak masyarakat ikut menjaga kelancaran lalu lintas dan ketertiban di sekitar kawasan Simpang Lima.

Imbauan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus para kafilah dari 38 provinsi yang masih berada di Kota Semarang hingga rangkaian MTQ berakhir.

Agustina menyampaikan apresiasi kepada warga Kota Semarang yang selama sepekan terakhir turut menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu tamu dari berbagai daerah.

“Terima kasih yang mendalam untuk seluruh warga Kota Semarang yang sudah menyambut puluhan ribu tamu dengan penuh keramahan. Menjelang acara penutupan Sabtu sore besok, mari kita jaga bersama kelancaran arus lalu lintas agar para tamu dan masyarakat dapat menikmati perhelatan akhir ini dengan nyaman,” ujar Agustina, Jumat (18/9/2026).

Untuk mendukung kelancaran acara penutupan, rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Simpang Lima dan sekitarnya akan diberlakukan mulai Sabtu (19/9/2026) pukul 16.00 WIB hingga kegiatan selesai.

Sejumlah akses yang terdampak antara lain dari Jalan Pandanaran, Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pahlawan, hingga kawasan Bundaran Mugas.

Waktu Perjalanan

Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diminta memperhitungkan waktu perjalanan dan mempertimbangkan rute alternatif. Pengendara juga diimbau mengikuti rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

Selain rekayasa lalu lintas, pemerintah juga menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama acara penutupan.

Kantong parkir kendaraan roda dua dan roda empat disiapkan di sejumlah ruas, antara lain Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Imam Barjo, serta Jalan Pandanaran.

Sementara itu, kendaraan bus kontingen akan diarahkan ke sejumlah lokasi parkir yang telah ditentukan, yakni kawasan PRPP, Museum Mandala Bhakti, Jalan Sriwijaya, dan Jalan Dr. Cipto.

Agustina berharap masyarakat dapat menyesuaikan perjalanan dan ikut mendukung pengaturan lalu lintas selama acara berlangsung. Menurutnya, dukungan warga menjadi bagian penting dalam menjaga suasana penutupan MTQ Nasional XXXI tetap nyaman dan tertib.

“Dukungan warga adalah kunci utama penentu suksesnya perhelatan ini. Mari kita lepas kepulangan para kafilah dengan memberi kesan terbaik bahwa Kota Semarang adalah kota yang tertib, aman, dan selalu merindukan kehadiran mereka kembali,” pungkas Agustina.

Dengan berakhirnya rangkaian MTQ Nasional XXXI, Pemerintah Kota Semarang berharap pengalaman para kafilah dan tamu selama berada di Kota Semarang dapat meninggalkan kesan positif, sekaligus memperkuat citra kota sebagai daerah yang terbuka dan ramah bagi berbagai kegiatan berskala nasional. (tb)

Share This Article