Bidik Pasar Hulu Migas, PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau

T. Budianto
5 Min Read
FOTO BERSAMA: Tim PLN Icon Plus berfoto bersama di stan pameran yang menampilkan solusi PV Rooftop dan layanan Green Ecosystem. PLN Icon Plus terus memperluas jangkauan layanannya dengan membidik pasar hulu minyak dan gas (migas) melalui penawaran solusi digital terintegrasi serta pemanfaatan energi hijau berkelanjutan untuk mendukung efisiensi operasional industri. (Foto: PLN Icon Plus)

AKARMERDEKA, YOGYAKARTA– Transformasi digital di industri hulu minyak dan gas bumi (migas) membuka peluang bisnis baru bagi penyedia infrastruktur teknologi dan solusi energi terintegrasi.

Menangkap peluang tersebut, PLN Icon Plus memperkenalkan portofolio Beyond kWh dalam Simposium Teknologi Informasi (TI) Hulu Migas 2026 di Yogyakarta Marriott Hotel, 30 September hingga 2 Oktober 2026.

Dalam forum yang diselenggarakan Asosiasi IT Minyak dan Gas (AIMG) tersebut, PLN Icon Plus menghadirkan booth untuk memperkenalkan berbagai solusi yang mengintegrasikan ekosistem digital, energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, serta pengembangan green ecosystem.

Partisipasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan pelaku industri hulu migas. Sektor tersebut membutuhkan dukungan teknologi yang andal, efisiensi operasional, serta pemanfaatan energi yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.

Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, hadir langsung dalam rangkaian simposium pada 1 Oktober 2026. Kehadirannya memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun hubungan dengan pelaku industri sekaligus memperkenalkan solusi yang dapat menjawab kebutuhan bisnis di tengah percepatan transformasi digital.

“Transformasi digital hari ini tidak lagi berdiri sendiri. Kebutuhan industri semakin mengarah pada solusi yang terintegrasi, mulai dari konektivitas, pengelolaan energi, sampai aspek keberlanjutan.

Melalui portofolio Beyond kWh, PLN Icon Plus ingin menjadi bagian dari kebutuhan tersebut dengan menghadirkan solusi yang relevan dan dapat memberikan nilai bagi pelanggan,” ujar Joice.

Menurutnya, industri hulu migas memiliki karakteristik operasional yang membutuhkan keandalan sistem dan dukungan teknologi untuk menjaga efektivitas kegiatan usaha. Kondisi tersebut membuka ruang bagi solusi terintegrasi yang tidak hanya berfokus pada konektivitas, tetapi juga mencakup efisiensi energi dan dukungan terhadap target keberlanjutan perusahaan.

Proposisi Bisnis

Melalui pendekatan Beyond kWh, PLN Icon Plus berupaya memperluas proposisi bisnis dari layanan konektivitas menuju solusi digital dan energi yang saling melengkapi. Integrasi tersebut diharapkan dapat membantu pelanggan mengoptimalkan kebutuhan teknologi sekaligus mempertimbangkan efisiensi penggunaan energi dalam operasional bisnis.

“Yang kami tawarkan bukan hanya produk secara terpisah, tetapi bagaimana berbagai solusi tersebut dapat menjawab kebutuhan pelanggan secara lebih utuh. Ada sisi digital, ada sisi energi terbarukan, dan ada aspek keberlanjutan yang semakin penting bagi industri. Di sinilah Beyond kWh menjadi relevan,” kata Joice.

Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra menilai, simposium tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapabilitas perusahaan sekaligus menggali kebutuhan teknologi dan energi dari para pelaku industri secara langsung.

“Forum seperti ini penting karena kita bisa bertemu langsung dengan pelaku industri dan memahami kebutuhan mereka dari dekat. Kami ingin menunjukkan bahwa PLN Icon Plus memiliki solusi yang tidak hanya mendukung kebutuhan digital, tetapi juga dapat berjalan beriringan dengan kebutuhan energi bersih dan keberlanjutan,” ujar Leandra.

Ia menambahkan, kehadiran PLN Icon Plus dalam forum tersebut juga diarahkan untuk memperkuat jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di wilayah kerja SBU Regional Jawa Bagian Tengah. Pemahaman terhadap karakteristik masing-masing industri menjadi faktor penting agar solusi yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Setiap industri memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, pendekatannya juga harus tepat. Kami terus membuka ruang kolaborasi agar solusi yang kami hadirkan benar-benar relevan dengan kebutuhan pelanggan dan memberikan dampak terhadap efisiensi maupun keberlanjutan bisnis mereka,” kata Leandra.

Partisipasi dalam Simposium TI Hulu Migas 2026 sekaligus menegaskan langkah PLN Icon Plus dalam mengembangkan portofolio bisnis di luar layanan konektivitas konvensional. Perpaduan solusi digital, PLTS Atap, dan pengembangan green ecosystem menjadi bagian dari upaya perusahaan menangkap peluang pertumbuhan di tengah kebutuhan industri terhadap teknologi dan energi yang semakin terintegrasi.

Melalui strategi tersebut, PLN Icon Plus memperkuat perannya sebagai Digital & Green Lifestyle Enabler dengan menyasar kebutuhan pelanggan industri yang terus berkembang. Ke depan, pengembangan kolaborasi dan solusi terintegrasi diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru sekaligus mendukung transformasi industri menuju operasional yang lebih efisien dan berkelanjutan. (*)

Share This Article