Kunjungi PLN Hub Yogyakarta, 54 Siswa SMK Patriot Pituruh Belajar Teknologi Kelistrikan

T. Budianto
4 Min Read
FOTO BERSAMA: Para siswa dan guru pendamping SMK Patriot Pituruh Purworejo berfoto bersama di depan gedung PLN UID Yogyakarta saat mengikuti kegiatan kunjungan industri yang difasilitasi PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Kamis (22/10/2026). (Foto: PLN Icon Plus)

AKARMERDEKA, YOGYAKARTA- Menyiapkan lulusan sekolah vokasi agar sesuai dengan kebutuhan industri membutuhkan pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di ruang kelas.

Pengalaman langsung di lingkungan kerja menjadi bekal penting bagi siswa untuk memahami perkembangan teknologi sekaligus memetakan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha.

Hal tersebut menjadi tujuan kunjungan industri 54 siswa dan sembilan guru pendamping SMK Patriot Pituruh ke PLN Hub Yogyakarta, lingkungan PLN UID Yogyakarta, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang difasilitasi PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal penerapan teknologi digital dalam operasional sektor ketenagalistrikan.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa diajak melihat sejumlah fasilitas operasional dan mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan teknologi untuk mendukung layanan kelistrikan.

Mereka juga mengikuti demonstrasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), mulai dari pengenalan sistem pengisian daya hingga fungsi infrastruktur pendukung kendaraan listrik.

Pengenalan tersebut menjadi relevan seiring berkembangnya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Selain membutuhkan kendaraan, transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan juga memerlukan infrastruktur pengisian daya dan dukungan teknologi yang memadai.

Bagi siswa sekolah vokasi, pemahaman mengenai perkembangan tersebut dapat menjadi modal awal untuk mengenali peluang kerja di sektor teknologi, energi, dan infrastruktur digital yang terus berkembang.

Pengalaman Nyata

Kepala SMK Patriot Pituruh, H Haryoto, MPd mengatakan, kunjungan industri memberikan pengalaman nyata yang melengkapi pembelajaran di sekolah. “Kami berharap melalui kunjungan industri ini, para siswa mendapatkan pengalaman dan wawasan baru mengenai perkembangan teknologi. Pengalaman secara langsung seperti ini dapat melengkapi pembelajaran di sekolah dan menjadi bekal bagi siswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujar Haryoto.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana menilai, keterlibatan dunia industri dalam kegiatan pembelajaran berperan penting dalam memperluas wawasan generasi muda. Terlebih, perubahan teknologi yang berlangsung cepat menuntut calon tenaga kerja untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.

“Perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menghadirkan berbagai perubahan dalam kehidupan maupun dunia industri. Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan generasi muda dan mendorong mereka untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan di masa mendatang,” kata Chipta Perdana.

Sementara itu, Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan kesempatan untuk mempererat hubungan antara industri dan institusi pendidikan.

“Kami senang dapat menerima kunjungan industri dari SMK Patriot Pituruh di PLN Hub Yogyakarta. Semoga melalui kegiatan ini para siswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai penerapan teknologi di lingkungan industri, sehingga dapat menambah wawasan sekaligus memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah berupaya memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi di sektor ketenagalistrikan kepada generasi muda.

Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat membantu memperkecil kesenjangan antara materi pembelajaran dan kebutuhan industri. Dengan wawasan yang lebih luas mengenai teknologi dan lingkungan kerja, siswa diharapkan lebih siap mengembangkan kompetensi serta memanfaatkan peluang karier di tengah pertumbuhan ekonomi digital. (*)

Share This Article